Tuduhan Adanya Penindasan

Image

Kadang kami berpikir bahwa pernyataan adanya penindasan yang dialami oleh ahli kitab adalah pernyataan terencana dan sudah dipersiapkan kapan waktu yang tepat untuk disebarluaskan. Pendapat ini sejalan dengan pernyataan beberapa pejabat dan sebagian media yang sama sekali tidak setuju dengan gerakan Islam. Mereka terikat dengan waktu tertentu yang telah ditentukan dalam (agenda) politik luar negeri. Ini bisa benar dan bisa juga salah. Tapi yang menjadi perhatian kita dan tidak bisa kita pungkiri adalah kejadian terakhir yang sudah diatur dan direncanakan mengenai masalah ini. Yaitu kejadian yang tergolong paling mengerikan, dalam hal ini sebagian dari mereka yang teledor telah menyatakan secara terang-terangan apa yang terpendam dalam diri mereka, dengan meminta bantuan pihak asing yang seagama dengan mereka untuk menghancurkan negara yang telah mengayomi mereka selama beberapa abad lamanya. Rencana busuk mereka bertepatan dengan dua peristiwa yang sangat penting, satu terjadi di luar dan yang satu lagi terjadi di dalam.

Yang pertama, adanya undang-undang di salah satu Negara Barat (Amerika) yang memberi kebebasan kepada pemerintah Amerika dan bahkan kewajiban untuk meneliti tentang keadaan agama minoritas di beberbagai belahan dunia, menghukum negara-negara yang menindas kelompok minoritas ini dan ikut campur terhadap negara lain untuk mencegah penindasan tersebut, sudah barang tentu pihak yang berhak menentukan ada atau tidaknya penindasan, dan yang punya kekuasaan untuk menentukan keikutsertaan dalam rangka mencengah penindasan ini, serta sejauh mana keikutsertaannya tidak lain adalah Amerika dan hanya Amerikalah satu-satunya!

Sedangkan yang kedua adalah kondisi yang sangat tenang yang terjadi di Mesir setelah lebih dari lima tahun terjadi perang antara polisi dengan sebagian gerakan Islam, selama lima tahun ini sama sekali kita tidak pernah mendengar satu kalimat pun tentang penindasan pemerintah sebagaimana dituduhkan terhadap umat Kristen. Bahkan kita hanya mendengar tekanan atau penindasan yang dilakukan oleh orang-orang Islam terhadap orang-orang Kristen. Seperti itulah corong-corong mereka menyiarkan, mereka buru-buru memuji negara, polisi dan perangkat-perangkatnya yang telah melaksanakan kewajibannya dan telah memberikan perlindungan ekstra terhadap orang-orang Kristen, serta menghukum orang-orang anggota gerakan Islam yang dianggap musuh negara dan ingin menghancurkannya (demikian menurut mereka), kemudian tiba-tiba setelah perang atau ketegangan tersebut berhenti pasca (adanya langkah awal menghentikan usaha pembunuhan) yang diketahui banyak orang, misi itu terbalik dari yang awalnya percaya terhadap pemerintah dalam menjaga negara dan kemaslahatan warganya, dalam sekejap mata terbalik menjadi serigala yang berbahaya, dengan merekayasa suatu kejadian agar bisa berteriak-teriak sesuka hati akan adanya penindasan yang terjadi pada ahli kitab, dan bagaimana mereka dilarang untuk mendapatkan jabatan yang layak sesuai posisi mereka yang terhormat, serta dilarang membangun Gereja tambahan, bukan untuk tempat ibadah saja tapi juga membanggakan diri dan bermegah-megahan. Mereka juga menuduh para pejabat dan petinggi-petinggi polisi telah bersikap diskriminatif terhadap kelompok tertentu dan memperlakukan mereka tidak sesuai dengan posisi mereka yang terhormat, setelah itu, pembicaraan mereka merembet sampai pada penindasan yang diterima oleh ahli kitab sejak pembebasan Mesir yang dilakukan oleh orang-orang Islam, dan berbagai penindasan lainnya yang dilakukan orang-orang Islam terhadap mereka.

Di sini, kami tidak ingin membahas mengenai apa yang mereka katakan atau apa yang akan mereka katakan tentang sikap diskriminatif yang dilakukan pemerintah terhadap mereka, karena negara bisa membantah hal itu jika mereka mau, sebab mereka memiliki media dan memiliki bukti-bukti nyata dan konsensus, serta informasi-informasi yang lengkap mengenai rencana-rencana terselubung dan rekayasa peristiwa yang bisa dijadikan bantahan terhadap mereka lengkap dengan alasan-alasan dan bukti-buktinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s